Articles by "ornamen"
agama budha al qodar angin angin arab bangau barong barong bali batik batik dayak batik etnik batik garuda batik gurdo batik handayani batik kalimantan batik kawung batik parang rusak batu jogja batu paras batu paras jogja batu putih batu putih dicat batu ukir bola bola batu bola batu putih bola emas budha bunga bunga kamboja bunga teratai burung elang burung merak buto cagak cara memasang relief batu paras jogja cara pemasangan relief cewek telanjang cewek tidur club bola daftar harga relief daftar harga relief batu putih daftar harga roster daftar harga roster batu putih dicat dudukan meja emas football gambar laut gambar naga gambar naga timbul gambar relief naga gambar semar gambar timbul gaya huruf jawa gebyok batu alam gebyok batu putih gold griyone dido guan le guan yu gunungan hanoman harga harga relief harga relief dan roster batu putih harga roster hiasan dinding hidangan hidangan buah apel hidangan buah segar hong huruf huruf batu alam huruf batu putih jogja stone jogjastone kaki meja kaki meja 3d kaligrafi kaligrafi al fatekah kaligrafi al ikhlas kaligrafi allah kaligrafi allah dan muhammad kaligrafi assalamualaikum kaligrafi ayat kursi kaligrafi batu alam kaligrafi batu paras kaligrafi batu putih kaligrafi batu putih dicat kaligrafi bentuk bintang kaligrafi bentuk diagonal kaligrafi bismillah hirohman nirohim kaligrafi kufi kaligrafi Lailahaillallah muhammadarrasulullah kaligrafi muhammad kaligrafi syahadat kaligrafi tempelan dinding kapal kapal layar karawangan kayon kayon daun kayon hutan kayon ukir kerajinan batu alam kerawangan koi Kursi Dari Batu Lain Lain lambang lambang club bola lambang kraton yogyakarta lampion lampion allah lampion batu candi lampion batu dan kaca lampion batu hitam lampion batu putih lampion bubut lampion bulat lampion bunga lampion bunga sepatu lampion dinding lampion gambar ilalang lampion masjid lampion motif allah lampion motif anggur lampion motif bunga lampion motif bunga satu lampion motif daun pisang lampion motif ilalang lampion muhammad lampion pagar lampion pagoda lampion persegi lampion taman lampion tempel lampion tempel batu candi lampion tempel dinding lampion teras lampion ukir lampu lampu pagar lampu pagoda lampu ruangan lampu taman lampu tempel dinding liong logo logo barca logo barcelona logo harley davidson logo inter milan logo keraton jogja Logo PSO logo real madrid loster loster batu putih loster bulat loster kembang loster ukir lotus lukisan naga lukisan timbul lukisan timbul gambar naga masjid meja batu alam MEJA DAN KURSI BATU ALAM meja prasasti meja ukir model huruf jawa motif bambu motif kamboja motif pemandangan motif timun suri motif tulip naga no rumah no rumah timbul nomer rumah nomor rumah nomor rumah batu alam ojo dumeh eling lan waspodo ompak gazebo ompak rumah ompak teras ornamen ornamen batik etnik ornamen batik kawung ornamen batik parang rusak ornamen batik truntum ornamen bulat ornamen bundar ornamen bunga Ornamen cetakan ornamen gunungan ornamen kayon ornamen keris ornamen klasik ornamen masjid ornamen ruangan ornamen satyaki ornamen ukir ornamen ukiran klasik Ornamen ukuran 20cm x 20cm Ornamen ukuran 30cm x 30cm Ornamen ukuran 40cm x 40cm Ornamen ukuran 50cm x 50cm ornamen wayang duryudana ornamen.ukiran padma papan nama papan nama batu alam papan nama batu putih parung singa samsi patung patung air mancur patung air mancur kepala singa Patung Angel main gitar Patung Angel main seruling patung ayam patung ayam kate patung bali selamat datang patung batu alam patung batu jogja patung batu paras patung batu putih patung burung merak patung dewi patung foo dog patung fu dog patung gajah patung ganesha patung hanoman patung hanoman di cat patung ikan patung ikan air mancur patung ikan hias patung ikan hias cetakan patung ikan koi patung ikan koki patung ikan lumba lumba patung ikan mas hias patung ikan mas koki patung kelinci patung kepala singa patung kera sakti patung kera sakti di cat patung kilin Patung kodok patung kodok cetakan patung kolam patung kura kura patung kura-kura patung kura-kura cetakan patung lion patung lion dog patung merak patung merlion patung monyet patung naga patung naga batu alam patung naga batu putih patung rabbit patung samping pintu patung samsi patung selamat datang patung semar patung singa patung singa anjing patung singa laut patung singa samsi Patung Singapura pemasangan pemasangan lukisan timbul pemasangan relief pemasangan ukiran penari bali pilar pilar batu alam pilar bulat pilar gazebo pilar kotak pilar motif ukir pilar pagar rumah pilar rumah pilar tangga pilar teras pilar teras bentuk bulat pilar teras motif pemandangan pilar ukir Prasasti PRASASTI OMAHKU WACANA TIRTOMOYO PROSES PEMBUATAN Proses Pengerjaan Relief relief Relief pisang-pisangan relief 3d relief 9 ikan koi RELIEF ANGEL NAIK KAPAL relief angel untuk air mancur taman RELIEF ANGGUR RELIEF ANGGUR DAN BURUNG Relief Bambu relief bangau relief batik kawung relief batik truntum relief batu alam sembilan ikan koi relief batu jogja relief batu paras relief batu putih relief batu ukiran jepara relief bingkai tv RELIEF BUAH BUAHAN RELIEF BUDHA relief bunga relief bunga kamboja RELIEF BUNGA LILY relief bunga lotus Relief Bunga Matahari Relief bunga matahari cetakan Relief Bunga Sepatu relief bunga teratai relief bunga tulip relief burung relief burung bangau RELIEF BURUNG DAN PEMANDANGAN Relief Burung Elang relief burung enggang relief burung hong relief burung merak RELIEF BURUNG MERPATI relief cerita rahwana dan sintha relief dasar laut RELIEF DAUN RELIEF DAUN ILALANG relief daun pisang relief dewa kwan kong relief dewi sinta relief dewi sinta dan hanoman RELIEF DIPONEGORO relief dua ikan RELIEF EAGLE Relief Etnik relief guan gong relief gunungan relief hanoman relief hanoman batu putih relief hanoman dan rahwana RELIEF HARIMAU RELIEF HIDANGAN Relief Ikan RELIEF IKAN HIAS relief ikan koi RELIEF IKAN KOKI relief ikan laut RELIEF IKAN MAS RELIEF ILALANG RELIEF JAKA TARUB RELIEF JEMBATAN AMPERA relief kamboja RELIEF KAPAL LAUT relief kayon RELIEF KELUARGA KUDUS RELIEF KELUARGA YESUS RELIEF KEMBANG relief keris RELIEF KUDA relief kwan kong relief laut relief lima ikan Relief lotus Relief lotus cetakan RELIEF LOTUS DAN BANGAU relief lotus dan sepasang bangau RELIEF LOTUS PADUAN BANGAU RELIEF LOTUS SEMBILAN IKAN KOI RELIEF MACAN relief macan dan alam Relief masjid RELIEF MEMANCING IKAN relief menghadang badai relief merak RELIEF MOTIF BAMBU relief naga RELIEF NAGA 2 relief naga batu alam relief naga batu paras relief naga batu putih relief naga dan burung enggang relief naga dan burung hong relief naga dicat RELIEF ORANG RELIEF ORANG APSTRAK RELIEF ORANG BERCINTA Relief padi Relief padi cetakan Relief palem relief parang rusak relief pemandangan relief pemandangan laut relief penari bali relief perjamuan RELIEF PERJAMUAN KUDUS relief pisang bali relief pisang pisangan relief pohon kamboja Relief Pohon Kelapa RELIEF POHON KELAPA DAN BANGAU relief rahwana RELIEF RAHWANA MENCULIK DEWI SINTA RELIEF RAMAYANA Relief Ruangan RELIEF SAPI RELIEF SAPI DAN ORANG JAWA relief satyaki relief semar RELIEF SEMBILAN IKAN Relief sembilan ikan koi RELIEF SEMBILAN IKAN KOI. RELIEF SEMBILAN IKAN LAUT RELIEF SEPASANG BANGAU RELIEF SEPASANG BURUNG relief sepasang burung merak RELIEF SEPASANG BURUNG MERAK. RELIEF MEMANJANG relief sepasang naga relief singa relief singa dan macan RELIEF SRIKANDI RELIEF ST MIKHAEL Relief ST RAFAEL relief st. mikael relief st. rafael RELIEF TERATAI relief tiga ikan RELIEF TIMUN SURI RELIEF TUHAN YESUS MEREDAKAN BADAI RELIEF TULIP RELIEF TUMBUHAN relief untuk ruang depan RELIEF WANITA BERSAYAP RELIEF WANITA MANDI DI KALI RELIEF WANITA MEMBAWA GENTONG RELIEF WANITA TIDURAN relief wayang relief wayang antasena relief wayang duryudana relief wayang gatotkaca RELIEF WAYANG KRESNA RELIEF WAYANG ORANG SUMANTRI relief wayang sengkuni relief wayang werkudara RELIEF WERKUDARA relief wisanggeni RELIEF YESUS relief Yesus gembala relief yesus naik surga relif Relif 7 Burung Relif anggur Relif Kelapa Relif Kembang Relif Naga Relif srikandi Relif tales Relif Wanita Tidur Relif yesus Naik surga Relif 3 Wanita Model Relif 8 Kuda Relif 9 Ikan Hias Relif bambu Relif Batik Truntum/Parang Rusak Relif bunga kamboja Relif bunga matahari Relif bunga sepatu Relif ikan mas Relif ilalang Relif kembang Relif keris Relif Lotus Relif Macan Relif Orang bercinta Relif palem Relif Pisang Kipas Relif Ramayana Relif ukiran jawa Relif Wanita Mandi RELIFE roda dharma roster roster 2 sisi roster anggur roster apstrak roster apstrak anti nyamuk roster atas pintu roster ayat kursi roster bambu roster bambu batu alam roster bambu dua sisi roster bangau roster bangau dan pemandangan roster batik roster batik kalimantan roster batik parang rusak roster batu alam roster batu gunungkidul roster batu jogja roster batu paras roster batu paras putih motif lingkaran roster batu putih roster bintang Roster Bulat roster bunga roster bunga lotus roster bunga mawar roster burung enggang roster daun anggur roster daun pisang roster depan belakang roster dua muka roster dua sisi roster gapura roster gunungan roster ikan roster ikan koi roster ilalang roster jendela roster kayon roster kembang roster klasik roster klasik dua sisi roster lingkaran roster lotus Roster Memanjang roster naga roster naga dan burung enggang roster parang rusak roster pemandangan Roster Persegi roster persegi motif lingkaran roster pisang roster pisang bali roster pisang kipas roster pisang pisangan roster satu sisi roster sembilan ikan koi roster strimin roster teratai roster ukir roster ukiran roster ukiran dua sisi roster ukiran jawa roster ukiran kartasura roster ukiran klasik Roster ukuran 20cm x 20cm Roster ukuran 30cm x 30cm Roster ukuran 40cm x 40cm Roster ukuran 50cm x 50cm Roster ukuran 60cm x 60cm roster untuk jendela roster wayang sabbe satta bhavantu sukhitata SALIB BUNGA MAWAR semar sepasang patung SEPATU simbol simbol club bola simbol keraton jogja sinta soko rumah srikandi st mikael st rafael TAMENG KALIMANTAN TANGAN BERDOA tari bali tegal TELAPAK KAKI BUDHA tempel dinding tiang pagar tiang rumah tiang teras tiang ukir topeng TUHANKU YESUS MEREDAKAN BADAI tulip tulisan tulisan batu alam tulisan dari batu alam tulisan kaligrafi tulisan timbul ukiran ukiran 3d ukiran apstrak ukiran atas jendela ukiran atas pintu ukiran bali ukiran batik ukiran batik dayak kalimantan ukiran batu jogja ukiran batu putih ukiran dayak ukiran garasi ukiran jawa ukiran jepara ukiran kaligrafi ukiran kamar UKIRAN KARTASURA ukiran kayon ukiran klasik ukiran klasik tempel dinding ukiran lotus ukiran ruang tamu ukiran sederhana ukiran semar ukiran setengah lingkar ukiran timbul uliran bali umpak umpak batu alam umpak gazebo umpak joglo UMPAK RUMAH umpak rumah limasan umpak teras ventilasi udara vihara WANITA TELANJANG TIDURAN DI KAMAR warna emas wayang wayang sengkuni wihara yesus Yesus Mahkota Berduri

Sebuah ukiran klasik dari batu alam yang berfungsi untuk hiasan tempel pada dinding rumah.

Relief ukiran batu alam paras jogja/batu putih
Ukiran batu alam paras jogja

Relief ukiran batu alam paras jogja/batu putih

Ukiran untuk tempelan dinding dibuat dari batu alam paras jogja/Batu putih

Dekorasi rumah dengan ukiran atau gambar-gambar timbul yang indah menambah cantik rumah anda.
Ukiran motif ini hampir cocok dimanapun penempatanya namun kebanyakan orang memilih pemasangan di dinding depan rumah, dinding pagar dan dalam ruangan depan, pemasanganya pun juga tergantung desain / bentuk hunian anda, yang mana dirasa tepat dalam penempatanya.
Ukiran dari batu alam paras jogja atau batu putih dibuat dua buah yang sama bentuknya dengan ukuran 80cm x 240cm menggunakan batu tebal 8cm.

Lokasi pengerjaan kerajinan/ukiran batu alam di Gunungkidul (lihat lokasi maps yang terpasang di web kami)

Untuk informasi pemesanan silahkan hubungi kontak jogja stone.
Menerima pesanan dan pengiriman ke seluruh Indonesia.

Ukiran batu alam untuk dinding

Gambar ukiran dari batu alam paras jogja / batu putih yang indah
Gambar Ukiran batu putih 60cm x 120cm x 8cm 

Desain ukiran motif model lama sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu namun sampai sekarang masih tetap indah dan seakan tiada matinya.
Biasanya motif ukiran ini diterapkan pada kayu sebagai ukiran di pintu-pintu maupun gebyok dan untuk gambar ukiran yang atas dibuat diatas lempengan batu alam, batu yang disebut batu paras jogja / batu putih.
Ukiran dari batu putih sangat banyak beragam dalam posisi penempatanya tergantung motif gambar, selera dan kegunaanya.
contoh : kerajinan batu putih sebagai hiasan dinding yang disebut Relief / gambar timbul / Lukisan timbul, Roster/Loster selain berfungsi sebagai hiasan / penyekat ruangan juga untuk ventilasi udara. Patung / arca berfungsi sebagai hiasan di halaman depan, samping pintu dan taman, untuk taman kebanyakan dijadikan sebagai air mancur yang dimana patung dapat mengeluarkan air dari mulut patungnya, seperti patung ikan, kura-kura, patung kodok dll.

Pesanan kerajinan batu putih dari desain gambar dan ukuran mengikuti permintaan, rata-rata pesanan dibuat baru. Hampir semua gambar dan ukuran yang pernah kita buat berbeda-beda gambar model dan ukuranya.
Jadi untuk pesanan silahkan reques contoh gambar yang akan dibuat beserta ukuranya, dari contoh gambar kecil maupun besar nanti kita dapat merubah / menyesuaikan dengan ukuran yang anda minta.
Contoh gambar diatas ukuran dari pemesan 60cm x 120cm x 8cm. Pesanan dari semarang.

Lihat Alamat pengerjaan di maps yang terpasang disamping / bawah.

Detail Informasi pemesanan ukiran dari batu alam atau motif yang lainya silahkan hubungi kontak jogja stone.

Gambar timbul Roda Dharma dan mangkuk Bunga Teratai untuk hiasan dinding dan juga sebagai simbol dari salah satu agama yang ada di Indonesia yaitu Agama Budha.
Simbol Roda Dharma dan Bunga Teratai / Lotus dibuat dari batu alam paras jogja / batu putih, batu yang berasal dari pegunungan di Gunungkidul, Jogjakarta.
Ukiran untuk dinding rumah dari batu alam paras jogja sangat banyak ragam motif gambar dan bentuk yang bisa dibuat seperti Relief, Ornament dan yang lainya.
Proses pembuatanya ukiran batu alam lebih cepat dari bahan kayu, bahkan untuk harga ukiran dari batu juga bisa dibilang jauh lebih murah, namun masing-masing mempunyai fungsi tersendiri ada kekurangan dan kelebihan ukiran bahan dasar batu dan kayu tergantung penempatan, pemasangan dan fungsinya.

Contoh gambar berikut ukiran simbol Roda Dharma dibuat dari batu alam dengan ukuran 80cm x 100cm x ketebalan batu 8cm.

Ukiran batu alam paras jogja (batu putih) Gambar Roda dharma

Ukiran batu alam paras jogja (batu putih) Gambar Roda dharma  Ukiran batu alam paras jogja (batu putih) Gambar Roda dharma

Ukiran batu alam paras jogja (batu putih) Gambar Roda dharma


Sekilas arti makna Roda Dharma dan Bunga teratai

Roda kemudi untuk mengendalikan kehidupan supaya mendapatkan jalan yang lebih baik, juga dikenal sebagai roda kebenaran dalam kehidupan di alam semesta.
Simbol Roda Dharma adalah salah satu tanda keberuntungan, yang konon mundul di telapak budha.
Roda Dharma membantu ketenangan jiwa dan membawa keberuntungan.
Falun Gong mewakili Dharma atau ajaran sang budha yang membantu makhluk hidup menemukan jalan menuju pencerahan dan pembebasan.
Nama Roda berasal dari kata cakra dalam bahasa sansakerta, cakra senjata kuno yang berasal dari India.
Falun Dharma senjata untuk menaklukan pandangan yang dianggap salah dan menurut feng shui Roda Dharma dapat mengendalikan pikiran manusia.
Roda Dharma adalah kekuatan untuk mengatasi tiga penyebab penderitaan manusia (keserakahan, kemarahan/kebencian dan khayalan).
Menempatkan Roda Dharma dan Bunga Teratai (Lotus) di rumah akan membantu jiwa tenang, bijaksana.
Bunga Teratai (padma atau Lotus) Bunga teratai merupakan simbol kemurnian dan kelahiran yang mulia, sebagaimana bunga tidak tercemar endapan lumpur dimanapun tumbuh.
Manusia yang telah mengikuti ajaran sang budha diharapkan menjadi seperti teratai tetap murni dalam kehidupan duniawi yang penuh godaan nafsu.


Pemesanan gambar timbul simbol Roda Dharma dan ukiran batu alam paras jogja yang lainya silahkan hubungi kontak kami.


Tiga gambar ukiran berikut pemasanganya berjajar di luar ruangan untuk atas kamar tidur, kamar tamu dan sebelah garasi.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 1 pemasangan bagian depan kamar tidur.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 2 untuk bagian depan kamar tamu.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 3 untuk depan bagian garasi.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Ketiga ukiran Ukiran sudah terpasang.

Ukiran batu putih / batu jogja diatas pesanan dari Solo, Jawa Tengah.
Ukiran motif klasik kembang-kembang ciri khas ukiran dari jaman dulu hingga sekarang masih tetap exis, enak yang tidak membosankan dipandang. gambar motif ukiran yang masih bertahan sampai sekarang seakan tidak ada matinya. Ukiran motif klasik diambil dari inspirasi kembang-kembang / bunga yang menjalar dimana ukiran satu sama yang lainya saling berhubungan menyatu.
Ada beberapa motif ukiran dari berbagai daerah dan suku seperti, ukiran jawa, ukiran kartasura, ukiran solo, ukiran jepara, ukiran bali, ukiran kalimantan, ukiran maja pahit, ukiran mataram, ukiran candi jago, candi borobudur, ukiran lung, ukiran teratai, ukiran pajajaran, ukiran cirebon, ukiran dayak dan masih banyak yang lainya, hampir setiap daerah mempunyai ciri khas ukiran sendiri.
Kebanyakan bentuk ukiran-ukiran diberbagai daerah hampir mirip yaitu diambil dari motif kembang dedaunan dan bunga, ada juga ukiran mengambil dari bentuk binatang.
Macam-macam ukiran sebagai simbol bagi daerah masing-masing dan mempunyai makna tersendiri.
Gambar ukiran diatas dibuat dari batu alam paras jogja / batu alam paras putih, batu berasal dari daerah kami di Gunungkidul, Yogykarta.

Informasi pemesanan motif ukiran dan gambar motif yang lainya silahkan hubungi kontak kami.

Relief ukir motif batik dayak kalimantan ada dua ukuran kecil dan agak besar, yang kecil ukuran aslinya 20cm x 100cm dengan ketebalan batu 7cm dan yang besar berukuran 48cm x 280cm menggunakan ketebalan batu 8cm.

ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan   ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan   ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan

ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan   ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan

ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan   ukiran batu alam putih gambar batik dayak kalimantan

Ukiran batik kalimantan dibuat dari batu alam asli asal Gunungkidul, Yogyakarta. Batu yang digunakan untuk ukiran batik dayak kalaimantan adalah batu pilihan yang mempunyai postur batu lunak tidak mudah pecah dan pori-pori halus jadi menghasilkan ukiran yang bagus tampak indah dipandang. Relief ukiran batik kalimantan pesanan dari balikpapan kalimantan timur dan dibuat di Gunungkidul oleh jogja stone. Batik dayak kalimantan juga pernah dibuat Roster untuk ventilasi udara dengan ukuran 90cm x 150cm ketebalan batu 10cm ukiran dua sisi tampak depan dan belakang. Lihat gambar Selengkapnya Roster ukir batik dayak kalimantan dibuat pada tahun 2015.

Pemesanan silahkan hubungi kontak jogja stone.



ornamen bunga sabbe satta bhavantu sukhitata warna emas dari batu putih

Sabbe satta bhavantu sukhitata
(Semoga semua makhluk hidup berbahagia)
Ornament bunga dengan bertuliskan seperti gambar diatas pesanan dari vihara di daerah sumatra.
Ornamen Sabbe satta bhavantu sukhitata dibuat dari batu alam paras jogja "batu putih" dengan finising menggunakan cat emas (GOLD).

Lihat juga ornamen batu jogja / batu putih motif yang lainya


Untuk pemesanan ornamen maupun kerajinan dari batu jogja / batu putih Silahkan hubungi kontak jogja stone di samping.

Kerajinan batu putih gambar barong bali.

Kerajinan batu paras jogja / batu paras putih, bentuk barong bali

Mendengar kata barong biasanya tertuju pada pulau dewata, karena disana banyak barong kita jumpai dengan berbagai model dan bentuk, barong bali biasanya dibuat dari kertas, kain dan batu alam, tergantung fungsi pemakaianya.
Kalau di jawa barong biasanya berbentuk segala macam kepala hewan seperti : Hariamu, macan, sapi, singa, ular dll.
Dan gambar Barong diatas dibuat dari batu alam paras jogja/batu putih, pemasangan untuk diatas gapura pintu masuk halaman rumah.
Dibali sendiri juga ada batu paras yang dikenal dengan nama batu paras bali, corak warna batu paras bali ada beberapa warna krem dan keabu-abuan, tapi yang paling banyak kita jumpai batu paras bali berwarna keabu-abuan. Kalau di Jogja sendiri batu parasnya berwarna putih dan krem batu jogja sedikit lebih keras dari batu paras bali.
Batu paras bali dan batu paras jogja sama-sama bagus untuk dibuat sebuah kerajinan ukir seperti Relief (lukisan timbul), Patung, Roster, Ornamen, Lampion dan dinding-dinding rumah batu.


'Untuk pemesanan Barong bali dan juga kerajinan batu putih yang lainya Silahkan hubungi kontak jogja stone'

Ukiran motif batik gurdo atau garuda asal daerah Yogyakarta.
dibuat dari batu alam paras jogja/batu putih.
ornamen batik gurdo untuk penghias tempelan dinding juga sebagai lambang, ornamen batik gurdo dapat dipasang pada dinding rumah, pagar, gapura pintu masuk rumah maupun tugu-tugu pinggir jalan dan dinding tempat umum.
ornamen batik gurdo atau garuda sering pastinya kita melihat motif batik ini, umumnya motif ini dipadu dengan motif batik lainya seperti batik sawat.

ornamen batik gurdo/garuda dibuat dari batu alam paras jogja/batu putih

Lihat juga ornamen batu putih motif yang lainya

Untuk pemesanan ornamen batik gurdo dari batu putih silahkan hubungi kontak Jogja Stone disamping,

Gambar ukiran  atas pintu dibuat dari batu paras putih (batu jogja) untuk pintu utama, rumah dengan nuansa jawa.


ukiran dari batu alam paras jogja (batu putih)

motif ukiran bukan hanya untuk atas pintu baik juga penempatan di Balkon, pagar rumah, pilar teras, lis kliling rumah, maupun di halaman belakang seputar taman, tergantung anda untuk penempatan ukiran sebagai hiasan dinding, karena motif ukiran sangat indah dimanapun pemasanganya, motif ukiran batu alam sampai sekarang masih tetap exis tidak pernah ketinggalan jaman dan tidak akan bosan memandanginya, seakan motif ukiran selalu menjadi daya tarik sendiri bagi rumah yang tidak ada matinya selalu abadi. kerajinan batu alam motif ukiran ditengah ada sebuah logo/lambang keraton Jogja,  ukuran asli  gambar diatas 258cm x 60cm dengan ketebalan batu 8cm. atas pesanan dari Bogor, jawa barat.


Lihat juga motif ukiran yang lainya yang tak kalah indahnya:
Untuk pemesanan ukiran dari batu alam Silahkan hubungi kontak di Samping.


Logo club sepak bola Barca / Barcelona yang dibuat dari batu alam paras jogja atau juga biasa disebut batu paras putih.

logo barca dibuat dari batu alam paras jogja / batu putih 


logo barca dibuat dari batu alam paras jogja / batu putih

 Gambar Club bola diatas dikenal sebagai  BARCELONA atau BARCA. 
Logo barca tersebut atas pesanan dari Narimbang mulya, Rangkasbitung, Banten.

logo barca, logo barcelona, gambar barcelona,gambar barca, lambang barcelona, simbol barcelona,lambang barca,simbol barca, club sepak bola,football.


Lihat juga Logo sepak bola dan logo-logo yang lainya:

Untuk pemesanan logo-logo yang di buat dari batu alam paras jogja atau batu putih dan juga kerajinan batu alam motif yang lainya Silahkan hubungi Kontak diSamping.

Ukiran batu putih model aptrak untuk penghias tempelan dinding rumah.

ukiran apstrak, ukiran jawa, ukiran jepara,ukiran bali yang dibuat dari batu alam paras jogja / batu paras putih.

Ukiran dari batu alam paras jogja / batu putih

Ukiran dari batu alam paras jogja / batu putih

pemasangan ukiran batu putih dapat disesuaikan menurut desain rumah, dapat dipasang pagar rumah, dinding teras, dalam ruangan depan maupun di taman. ukiran motif aptrak, ukiran jawa, ukiran jepara maupun ukiran bali dimanapun tempat pemasanganya tetap tapak serasi dan indah.
berbeda dengan motif-motif lain yang pemasanganyapun harus sesuai dengan desain/kondisi sekeliling.
ukiran diatas dibuat dengan ukuran 244cm x 300cm.

Lihat juga motif ukiran batu alam paras jogja / batu alam paras putih yang lainya :


Untuk pemesanan ukiran seperti diatas ataupun motif ukiran yang lainya silahkan menghubungi kontak disamping.

Ukiran dari batu alam paras putih, batu asal yogyakarta.
Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih.


 Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih. Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih.

Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih. Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih.

Gambar ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih di atas potong-potongan ukiran yang belum rangkai. ukiran tersebut menggunakan beberapa potongan batu dengan kelebaran 37cm untuk tinggi berbeda-beda, disambung hingga menjadi ukuran yang sesuai.

Gambar ukiran dibawah yang telah dirangkai menjadi satu.
Relief ukiran dari batu alam paras  jogja/batu putih.

Ukiran dibuat lobang-lobang karawang ukuran tinggi 530cm lebar 324cm dengan menggunakan beberapa sambungan batu yang di tumpuk-tumpuk hingga menyerupai sebuah gapura, ukiran berbentuk seperti gapura pintu masuk untuk tempelan dinding, tapi yang satu ini fungsi bukan untuk gapura pinggir pintu melainkan pemasangan didinding taman, ditengah-tengah persis ukiran berbentuk gapura akan ditaruh sebuah air terjun berupa setengah mangkuk besar juga menempel pada dinding taman.

Lihat juga motif ukiran yang lainya:

Untuk pemesanan Ukiran batu putih dan segala kerajinan dari batu alam paras jogja/batu putih yang lainya, Silahkan hubungi kontak disamping.


Relief tokoh pewayangan Duryudana

relief  batu paras jogja / batu paras putih motif wayang duryudana

Relief wayang duryudana yang dibuat dari batu alam asal Gunungkidul, Yogyakarta, Yang disebut batu paras jogja atau batu paras putih.
Batu yang asli dari alam bukan sebuah batu cetakan. Corak warnanyapun kadang berbeda-beda, seperti ada semburat warna coklat, krem dan keabu-abuan jika batu dalam kondisi basah akan nampak jelas. Ketika batu sudah kering warna semburat akan tampak samar keputih rata.
Ada juga yang batu memang warna krem, dalam kondisi batu basah maupun kering batu tetap berwarna krem.
Jogja stone sendiri hanya menggunakan batu yang berkuwalitas dengan warna batu putih.
Batu yang bagus juga akan mempengaruhi hasil karya seni.
Relief duryudana tersebut dibuat dari batu putih dengan ukuran 80cm x 120cm ketebalan batu 8cm hingga bisa menghasilkan ukiran yang tampak jelas dan timbul.

Untuk pemesanan dan konsultasi produk-produk dari batu alam paras jogja silahkan hubungi kontak disamping.

Lihat juga Relief motif wayang yang lainya


Sekilas kisah cerita tokoh pewayangan Duryudana yang diambil dari beberapa sumber.

Duryudana adalah putra sulung Prabu Drestarastra, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari, putri Prabu Gandara dari negara Gandaradesa (Plasajenar/Pedalangan Jawa).
Duryudana bersaudara 100 orang, 99 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, yang disebut dengan Sata Kurawa.
Diantaranya yang terkenal adalah ; Bogadatta, Bomawikata, Citraksa, Citraksi, Durmagati, Dursasana, Gardapati, Gardapura, Kartamarma dan Patiweya.
Duryudana berwatak jujur, mudah terpengaruh karena dungunya dan menyenangi sesuatu yang serba enak dan bergelimang dengan kemewahan.
Sebagai pimpinan/orang yang tertua dari keluarga Kurawa yang berdarah Kuru, Duryudana pun disebut dengan nama Kurupati.
Duryudana juga dikenal dengan nama Detaputra, Gendarisuta, Jakawitana dan Suyudana.
Duryudana menikah dengan Dewi Banowati, putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka.
Dari perkawinan tersebut, ia memperoleh dua orang putra bernama ; Leksmanamandrakumara dan Dewi Leksmanawati.
Duryudana sangat lihai bermain gada, dan memiliki kesaktian kebal dari segala macam senjata berkat daya kesaktian Minyak Tala yang membaluri seluruh tubuhnya.
Duryudana gugur dalam perang Bhatarayuda melawan Bima.
Tubuhnya hancur terkena hantaman Gada Rujakpala.



Relief tokoh pewayangan Werkudara.

relief batu paras jogja / batu putih motif wayang werkudara

Relief wayang werkudara dibuat dari batu alam gunungkidul, yogyakarta.
Gambar wayang werkudara yang dibuat timbul dinamakan relief atau lukisan timbul karena gambar lebih tampak timbul dari permukaan dasar.
Ukuran asli yang pernah dibuat 80cm x 120cm x 8cm. Gambar ornamen relief werkudara juga dapat dibuat ukuran lebih kecil maupun lebih besar, karena pembuatanya di pahat secara manual. Bukan seperti cetakan yang ukuranya selalu sama. Jadi ukuran relief werkudara dapat mengikuti bidang dinding rumah anda hanya saja jika dibuat lebih kecil detail-detailnya kurang nampak jelas.

Jika anda berniat memesan relief werkudara maupun kerajinan batu motif yang lainya, silahkan hubungi kontak disamping.
Jogja stone Menerima juga gambar desain dari anda sendiri.

Lihat juga Relief motif wayang yang lainya




Sekilas cerita kisah tokoh pewayangan Werkudara diambil dari beberapa sumber.

Werkudara adalah salah satu Pandawa yang sangat populer dalam Mahabarata.
Werkudara adalah putra Prabu Pandudewanata dengan Dewi Kuntinalibranta.
Werkudara memiliki istri beberapa orang, antara lain Dewi Nagagini Putri Hyang Anantaboga, di Saptapertala memiliki putra bernama Antareja.
Dewi Arimbi putri Prabu Arimbaka di Pringgadani memiliki putra Gatutkaca dan Dewi Urangayu putri Barata Mintuna di Narpada memiliki putra Antasena.
Werkudara bertempat tinggal di Jodipati atau Tunggalpawenang.
Werkudara dikenal pula dengan nama-nama lainnya: Bima, Bratasetana, Dandunwacana, Pandusiwi, Kusumayuda, Kusumadilaga, Arya Sena.
Werkudara ditampilkan dengan muka hitam badan gembleng.
Ketika lahir Werkudara berwujud bungkus yang hanya dapat dipecahkan oleh gajah pusaka astina yang bernama gajah sena, kemudian menyatu dan sejiwa dengannya oleh karena itu disebut juga Arya Sena.
Tokoh Werkudara ini sangat populer di tanah Jawa, oleh karena itu sering dijadikan simbol-simbol dalam kehidupan masyarakat.
Di samping memiliki saudara Pandawa, Werkudara memiliki saudara tunggal bayu, yaitu Anoman (kera), Situbanda (gajah), Jayawreksa (raksasa), dan Maenaka (bukit).  Werkudara adalah sosok yang memiliki tingkat kejujuran tinggi, dia mempunyai sifat atau watak akan membalas kebaikan yang telah diperolehnya dari siapa saja, tetapi dia akan berbuat jahat kepada siapa saja yang melakukan kejahatan atau perbuatan yang buruk kepadanya.
Dalam usaha menemukan air parwita sari, Werkudara rela meninggalkan anak saudara dan berkali-kali dibohongi oleh Pandita Druna, hingga akan membawa maut.
Namun atas keteguhan hatinya Werkudara mampu mengatasi rintangan-rintangan dan menyeburkan diri di tengan samudra, sehingga dapat menemukan jati dirinya melalui Dewa Ruci yang mengajarkan ilmu kesempurnaan. Seperti yang diceritakan dalam lakon Dewa Ruci.
Ketika Pandawa dalam bahaya api yang membakar tempat tinggalnya, Werkudara mampu membawa saudara-saudara dan ibunya untuk menyelamatkan diri, atas bantuan garangan putih yang merupakan perwujudan dari Anantaboga, melalui bawah tanah sampai di Kahyangan Saptapretala, ketika itu Werkudara dikawinkan dengan Dewi Nagagini. Dalam lakon Babat Alas Mrentani, saat para Pandawa babat alas untuk membuat kraton, ia berperang melawan raja jin yang bernama Dandun Wacana yang kemudian sejiwa dengannya dan memberinya kerajaan Jodipati. Dalam lakon Partakrama Werkudara mampu memenuhi persyaratan untuk perkawinan Arjuna yang berbentuk banteng pancal panggung yang berjumlah 40 ekor yang harus mengalahkan raksasa penjaganya dan mencarikan kera putih mulus yang disebut dengan Mayangseta dari Pandansurat.
Dalam lakon Dewamambang, Werkudara dapat mempertahankan kehormatan Puntadewa kakaknya dan Amarta.
Werkudara selalu berkata ngoko atau nungkak krama dan tidak pernah menyembah kepada siapa pun, merupakan lambang kejujuran dan kesederhanaan, sehingga apa yang dilakukan adalah sesuai dengan kondisinya, jadi tidak direkayasa, termasuk kepada para Dewa.


Relief Naga atau lukisan timbul yang dibuat dari batu alam paras jogja atau juga bisa disebut batu paras putih, relief sebagai tempelan dinding penghias ruangan maupun luar ruangan, dimana penempatanya menurut selera anda.

Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih

Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih Relief gambar naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih
Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih Relief gambar naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih

Gambar relief naga dibawah ini sebelum dilakukan pengecatan.

Relief atau lukisan timbul dibuat dari batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga

Relief batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga Relief batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga


Relief Naga dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih.
Dibuat diatas lempengan batu dengan ketebalan 8cm, diukir hingga menjadi gambar naga berbentuk lukisan timbul yang disebut Relief.
Relief batu alam sejak zaman dulu sudah ada, biasanya relief bermotif gambar orang, seperti dibangunan candi-candi peninggalan nenek moyang berabad-abat tahun yang lalu.
kini telah dikembangkan lebih moderen dengan banyak motif dan fariasi hingga menghasilkan karya seni relief 3D yang lebih bagus dan hidup.
Salah satu contoh Relief naga dibuat lebih halus rapi dan ada corak-corak warna untuk menimbulkan gambar yang lebih jelas.
Relief naga dengan beberapa fariasi cat hitam, emas dan merah, membuat relief naga tampak hidup dan kekar.

Lihat juga Relief naga dan Roster Naga yang lainya:



Untuk informasi pemesanan relief Naga ataupun kerajinan batu alam paras putih yang lainya, Silahkan hubungi kontak Disamping.



Naga adalah sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa.
Makhluk ini sudah dikenal sejak zaman dulu dan muncul dalam berbagai kebudayaan.
Pada umumnya berwujud seekor ular besar, namun ada pula yang menggambarkannya sebagai kadal bersayap yang memilik beberapa kepala dan dapat menghembuskan nafas api. Naga dipercaya dapat ditaklukan lewat musik.
Naga, dalam berbagai peradaban dikenal dengan nama dragon (Inggris), draken (Skandinavia), Liong (Tiongkok), dikenal sebagai makhluk superior yang berwujud menyerupai ular, kadang bisa menyemburkan api, habitatnya di seluruh ruang (air, darat, udara). Meskipun penggambaran wujudnya berbeda-beda, namun secara umum spesifikasi makhluk tersebut digambarkan sebagai makhluk sakti.
Sosok naga di dunia barat digambarkan sebagai monster, cenderung merusak dan bersekutu dengan kekuatan gelap.
Dicitrakan sebagai tokoh antagonis yang seharusnya dihancurkan.
Seseorang bisa mendapat gelar pahlawan atau ksatria dengan membunuh naga.
Tidak demikian halnya dengan citra naga di peradaban timur.
Di Tiongkok, naga dianggap sebagai sosok yang bijaksana dan agung layaknya dewa.
Naga adalah satu-satunya hewan mitos yang menjadi simbol Shio.
Budaya Minangkabau mengenal dongeng Ngarai Sianok yang diciptakan oleh Sang Naga.
Hiasan Relief atau lukisan timbul berbentuk naga untuk tempelan dinding.
Masyarakat Dayak juga menggambarkan Naga sebagai penguasa dunia bawah, dan Burung Enggang sebagai penguasa dunia atas.
Naga di peradaban timur mendapat tempat terhormat, karena meskipun mempunyai kekuatan dahsyat yang bisa menghancurkan, namun tidak semena-mena dan bahkan bisa mengayomi.
Dalam tradisi Tionghoa juga terdapat makhluk bernama Liong atau Lung yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan istilah naga.
Makhluk ini digambarkan sebagai ular berukuran raksasa, lengkap dengan tanduk, sungut, dan cakar, sehingga berbeda dengan gambaran naga versi India.
Naga versi Tionghoa dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan.
Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu dihormati.
Naga dianggap sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga.
Biasanya roh orang suci menjelma dalam bentuk naga kecil dan menyusup ke dalam bumi untuk menjalani tidur dalam waktu lama. Setelah tubuhnya membesar, ia bangun dan terbang menuju surga.
Sebagian ilmuwan berpendapat, naga dalam kebudayaan Tionghoa merupakan makhluk khayal yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan fosil dinosaurus. Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Ryu.
Naga dalam shio memiliki arti kebenaran. Arti lain adalah perlindungan dan keperkasaan.


Ukiran Kayon / Gunungan beberapa motif, Kayon motit hutan, Kayon motif Ukiran dan Kayon motif Daun.

relief batu jogja atau batu putih gambar gunungan atau kayon   Ukiran kayon /Gunungan dibuat dari batu alam paras jogja atau batu putih

Ukiran kayon /Gunungan dibuat dari batu alam paras jogja atau batu putih

Relief / Ornamen gunungan yang dibuat dari batu paras jogja/paras putih, digambar diatas lempengan batu, pembuatanya dengan cara dipahat secara manual hingga menghasilkan gambar 3D yang timbul.
Relief kayon atau dalam bahasa jawanya disebut Gunungan.

Lihat juga Relief / Ornamen motif gunungan yang lainya.


Untuk pemesanan Relief Kayon atau motif yang lainya silahkan hubungi kontak kami.


Sedikit cerita tentang Kayon / Gunungan yang diambil dari beberapa sumber.

Kayon/Gunungan adalah wayang berbentuk gambar gunung beserta pohon besar, binatang dan rumah joglo.
Gambar kayon/gunungan dibagian bawah terdapat gambar pintu gerbang yang dijaga oleh dua raksasa/buto yang memegang pedang dan perisai.
Ditengah terdapat satu pohon yang besar.
Dalam gunungan tersebut terdapat juga gambar berbagai binatang hutan.
Gambar secara keseluruhan menggambarkan keadaan di dalam hutan belantara.
Gunungan melambangkan keadaan dunia beserta isinya.
Sebelum wayang dimainkan, Gunungan ditancapkan di tengah-tengah layar, condong sedikit ke kanan yang berarti bahwa lakon wayang belum dimulai, bagaikan dunia yang belum beriwayat.
Setelah dimainkan, Gunungan dicabut, dijajarkan di sebelah kanan.
Gunungan dipakai juga sebagai tanda akan bergantinya lakon/tahapan cerita.
Untuk itu gunungan ditancapkan di tengah-tengah condong ke kiri.
Selain itu Gunungan digunakan juga untuk melambangkan api atau angin dalam cerita peeayangan.
Dalam hal ini Gunungan dibalik, di sebaliknya hanya terdapat cat merah-merah, dan warna inilah yang melambangkan api.
Gunungan juga dipergunakan untuk melambangkan hutan rimba, dan dimainkan pada waktu adegan rampogan, tentara yang siap siaga dengan bermacam senjata.
Dalam hal ini Gunungan bisa berperan sebagai tanah, hutan rimba, jalanan dan sebagainya, yakni mengikuti dialog dari dalang.
Setelah lakon selesai, Gunungan ditancapkan lagi di tengah-tengah layar, melambangkan bahwa cerita sudah selesai.
Gunungan ada dua macam, yaitu Gunungan Gapuran dan Gunungan Blumbangan. Gunungan Blumbangan digubah oleh Sunan Kalijaga dalam zaman Kerajaan Demak. Kemudian pada zaman Kartasura digubah lagi dengan adanya Gunungan Gapuran.
Gunungan dalam istilah pewayangan disebut Kayon.
Kayon berasal dari kata Kayun.
Gunungan mengandung ajaran filsafat yang tinggi, yaitu ajaran mengenai kebijaksanaan. Semua itu mengandung makna bahwa lakon dalam wayang berisikan pelajaran yang tinggi nilainya.
Hal ini berarti bahwa pertunjukan wayang juga berisi pertunjukan wayang juga berisi ajaran filsafat yang tinggi.



relief ornamen batu paras jogja / batu paras putih gambar wayang gatotkaca

Relief wayang batu alam paras jogja / batu alam paras putih.
Gambar yang tampak timbul diatas lempengan batu putih, pembuatanya dengan cara ditatah secara manual hingga menghasilkan karya seni lukisan timbul yang indah.
Gambar Relief wayang untuk hiasan tempelan dinding rumah, penempatanya dapat dipasang didinding teras rumah maupun dalam ruangan atau menurut situasi bentuk rumah.

Lihat juga motif ornamen relief wayang yang lainya:
Untuk pemesanan relief wayang maupun kerajinan batu putih yang lainya silahkan hubungi kontak disamping.


Sedikit cerita kisah tokoh pewayangan Raden Gatotkaca yang diambil dari beberapa sumber.

Raden Gatotkaca adalah putera Raden Wrekudara yang kedua.
Ibunya seorang putri raksasa bernama Dewi Arimbi di Pringgandani.
Waktu dilahirkan Gatotkaca berupa raksasa, karena sangat saktinya tidak ada senjata yang dapat memotong tali pusatnya.
Kemudian tali pusat itu dapat juga dipotong dengan senjata Karna yang bernama Kunta, tetapi sarung senjata itu masuk ke dalam perut Gatotkaca, dan menambah lagi kesaktiannya.
Dengan kehendak dewa-dewa, bayi Gatotkaca itu dimasak seperti bubur dan diisi dengan segala kesaktian, karena itu Raden Gatotkaca berurat kawat, bertulang besi, berdarah gala-gala, dapat terbang di awan dan duduk di atas awan yang melintang.
Kecepatan Gatotkaca pada waktu terbang di awan bagai kilat dan liar bagai halilintar.
Gatotkaca diangkat jadi raja di Pringgadani dan ia disebut kesatria di Pringgadani, karena pemerintahan negara dikuasai oleh keturunan dari pihak perempuan.
Dalam perang Baratayudha Gatotkaca tewas oleh senjata Kunta yang ditujukan kepada Gatotkaca.
Ketika Gatotkaca bersembunyi dalam awan. Gatotkaca jatuh dari angkasa dan mengenai kereta kendaraan Karna hingga hancur lebur. Gatotkaca beristerikan saudara misan, bernama Dewi Pregiwa, puteri Raden Arjuna.
Dalam riwayat, Gatotkaca mati masih sangat muda.

Relief wayang sengkuni

relief ornamen batu alam paras jogja / batu paras putih gambar wayang sengkuni

Relief tokoh pewayangan Sengkuni yang dibuat dari batu alam paras jogja atau juga bisa disebut batu putih.
Relief atau dapat juga disebut lukisan timbul 3D untuk penghias tempelan dinding.
Ukuran yang pernah dibuat 80cm x 120cm dengan ketebalan batu 8cm.
Ukuran dapat menyesuaikan lokasi anda, bisa dibuat ukuran lebih kecil maupun lebih besar.

Lihat juga Relief wayang motif yang lainya:



Sedikit cerita kisah tokoh pewayangan Sengkuni.

Sangkuni adalah seorang tokoh antagonis dalam wiracarita Mahabarata.
sengkuni merupakan paman para Korawa dari pihak ibu.
Sengkuni terkenal sebagai tokoh licik yang selalu menghasut para Korawa agar memusuhi Pandawa.
sengkuni berhasil merebut Kerajaan Indraprastha dari tangan para Pandawa melalui sebuah permainan dadu.
Sangkuni merupakan personifikasi dari Dwaparayuga, yaitu masa kekacauan di muka Bumi, pendahulu zaman kegelapan atau Kaliyuga.
Dalam pewayangan mahabarata disebutkan nama sangkuni dan pewayangan Jawa dengan nama Sengkuni.
Ketika para Korawa berkuasa di Kerajaan Hastina, sengkuni diangkat sebagai patih.
Dalam pewayangan Sunda, ia juga dikenal dengan nama Sangkuning.
Dalam cerita Wayang Mahabarata Sangkuni adalah Mahapatih sekaligus merangkap penasehat raja di Kerajaan Astina yang dikuasai keluarga Kurawa.
Patih Sengkuni terkenal dengan prinsip hidupnya yang ekstrem: biarlah orang lain menderita yang penting hidupnya bahagia.
Dengan prinsip hidup seperti itulah Sengkuni menjalani karirnya: munafik, licik, hasut dan penuh tipu muslihat.
Baik dalam versi Mahabharata maupun versi pewayanagan jawa, Sangkuni merupakan penasihat utama Duryodana, pemimpin para Korawa.
Berbagai jenis tipu muslihat dan kelicikan ia jalankan demi menyingkirkan para Pandawa.
Usaha Sengkuni yang paling sukses adalah merebut Indraprastha dari tangan para Pandawa melalui permainan dadu melawan pihak Korawa.
Kisah ini terdapat dalam Mahabharata bagian kedua, atau Sabhaparwa.
Peristiwa tersebut disebabkan oleh rasa iri hati Duryodana atas keberhasilan para Pandawa membangun Indraprastha yang jauh lebih indah daripada Hastinapura.
Atas saran Sengkuni, ia mengundang para Pandawa untuk bermain dadu di Hastinapura.
Dalam permainan itu Sangkuni bertindak sebagai pelempar dadu Korawa.
Dengan menggunakan ilmu sihirnya, ia berhasil mengalahkan para Pandawa.
Sedikit demi sedikit, harta benda para Pandawa jatuh ke tangan Duryodana, termasuk istana Indraprastha dan istri mereka, Dropadi.
Hebatnya pula, Sengkuni adalah pemilik ajian Pancasona, sebuah ilmu kedigdayaan yang membuatnya sakti madraguna: punya daya tarik, kebal terhadap segala jenis senjata, bahkan bila tubuhnya terputuspun tubuhnya bisa tersambung kembali.
Maka jadilah Sengkuni sebagai sosok manusia jahat yang sulit ditaklukkan.
Mengingat cerita wayang adalah filsafat yang dikemas dalam kesenian, maka sosok Sengkuni dengan Ajian Pancasonanya hanyalah potret (gambaran) karakter manusia sepanjang masa.
Dia adalah symbol kemunafikan, keserakahan, arogansi, dan keangkaramurkaan.
Kapan pun dan dimana pun di dunia ini, manusia-manusia berkarakter Sengkuni akan selalu ada, bahkan di sekitar kita.

Di akhir kisah Perang Baratayudha, ketika sebagaian besar keluarga Kurawa dan Pandawa sudah gugur di medan Kurusetra, giliran Sengkuni menemui ajalnya di tangan Bima dengan senjata Kuku Pancanaka.
Dengan Kuku Pancanaka yang terbuat dari gading gajah kayangan itulah Bima ditakdirkan berhasil membunuh Sengkuni, patih licik yang telah membuat Bima bersaudara, Pandawa, menderita lahir bathin: kehilangan tahta dan terusir dari istana.

Namun cerita versi lainnya mengatakan bahwa:
Kisah versi India sedikit berbeda dengan Kakawin Bharatayuddha yang ditulis pada zaman Kerajaan Kadiri tahun 1157. Menurut naskah berbahasa Jawa Kuna ini, Sangkuni bukan mati di tangan Sadewa, melainkan di tangan Bima, Pandawa yang kedua.
Sangkuni dikisahkan mati remuk oleh pukulan gada Bima.
Bima kemudian memotong-motong tubuh Sengkuni menjadi beberapa bagian.
(Kisah diambil dari beberapa sumber)

Untuk pemesanan Relief wayang sengkuni dan kerajinan batu ukir motif yang lainya, silahkan hubungi kontak disamping.

Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon  Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon


Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon  Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon


Relief,ornamen atau lukisan timbul motif kayon/gunungan yang dibuat dari batu alam paras jogja,batu putih, batu yang berasal dari daerah wonosari, gunungkidul, yogyakarta.

Ukuran asli pada gambar kayon/gunungan 200cm x 300cm dengan ketebalan batu 8cm.
relief ornamen menggunakan 10 sambungan lempengan batu yang diset menjadi satu.
pemasangan satu persatu hingga ukiran kayon menjadi utuh, pada sambungan supaya tidak kelihatan dengan cara dinat menggunakan bubuk batu besera campuran perekat juga sebagai penyeimbang warna.
cara pengenatan hampir sama dengan nat kramik, setelah dinat agak kering selanjutnya untuk merapikan sambungan menggunakan alat yang tajam seperti tatah, pisau atau alat alternatif lainya dan amplas ukuran 100-120.
proses finising supaya ukiran batu tahan terhadap cuaca dan menghidari dari serangan kotoran/lumut yang masuk ke pori-pori batu dengan cara dicoating.
Saran coating menggunakan yang Natural supaya warna sambungan tidak kelihatan.
saat dicoating warna ukiran batu alam berubah menjadi krem/coklat dan warna tidak rata, setelah beberapa hari akan kembali kewarna putih rata, waktu yang diperlukan hingga warna batu sama sekitar 3hari - 7hari tergantung cuaca.
jika menggunakan coating glos/doff nat sambungan akan timbul dan nampak jelas.

Kayon atau dalam bahasa jawanya gunungan yang biasa terdapat pada satu paket pewayangan.
Gunungan atau di dalam pakeliran wayang disebut kayon, yang diciptakan oleh Raden Patah.
Dinamakan kayon atau gunungan karena bentuknya menyerupai gunung, tumbuhan kayu (hutan) yang memiliki puncak dan terdapat pada setiap pagelaran wayang.
Untuk gambar diatas relief/ornamen kayon sederhana.
Lihat motif kayon yang lainya motif gambar berbeda:


Untuk informasi pemesanan motif kayon atau motif ukiran batu alam yang lainya, ukuran panjang dan lebar bebasdapat mengikuti bidang yang sudah ada.
Silahkan hubungi kontak disamping.


Kayon / Gunungan salah satu ciri biasanya terdapat gambar terdiri:

  1. Rumah joglo atau balai yang indah dan pada bagian pintu rumah dihiasi lukisan Kamajaya berhadapan dengan Dewi Ratih.
  2. Dua buto / raksasa kiri dan kanan sebelah rumah joglo membawa gada lengkap dengan tamengnya.
  3. Dua naga bersayap.
  4. Hutan belantara dan beberapa hewan: harimau,banteng,burung,monyet,angsa,ayam alas, dll.
  5. Satu Pohon besar ditengah hutan.


Gambar-gambar yang terdapat pada kayon/gunungan tersebut menggambarkan alam semesta lengkap dengan isinya.
Gunungan di dalam pagelaran wayang kulit mempunyai fungsi yang sangat penting diantaranya:


  1. Sebagai tanda dimulaiya pentas pewayangan, yakni fungsi dengan dicabutnya kayon di tengah kelir kemudian ditancapkan pada posisi sebelah kanan.
  2. Sebagai tanda perubahan adegan cerita.
  3. Digunakan untuk tanda pergantian waktu.
  4. Untuk menggambarkan sebuah wahyu dari dewa, atau sebagai angin maupun udara dengan menggerakkan gunungan sesuai arah.
  5. Untuk menandai berakhirnya pertunjukan pewayangan dengan menancapkan kayon di tengah-tengah kelir.



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget