Ukiran batu jogja

Tiga gambar ukiran berikut pemasanganya berjajar di luar ruangan untuk atas kamar tidur, kamar tamu dan sebelah garasi. Ukiran batu putih / batu jogja diatas pesanan dari Solo, Jawa Tengah. Ukiran motif klasik kembang-kembang ciri khas ukiran dari jaman dulu hingga sekarang masih tetap exis, enak yang tidak membosankan dipandang. gambar motif ukiran yang masih bertahan sampai sekarang seakan tidak ada matinya. Ukiran motif klasik diambil dari inspirasi kembang-kembang / bunga yang menjalar dimana ukiran satu sama yang lainya saling berhubungan menyatu. Ada beberapa motif ukiran dari berbagai daerah dan suku seperti, ukiran jawa, ukiran kartasura, ukiran solo, ukiran jepara, ukiran bali, ukiran kalimantan, ukiran maja pahit, ukiran mataram, ukiran candi jago, candi borobudur, ukiran lung, ukiran teratai, ukiran pajajaran, ukiran cirebon, ukiran dayak dan masih banyak yang lainya, hampir setiap daerah mempunyai ciri khas ukiran sendiri. Kebanyakan bentuk ukiran-ukiran diberbagai daerah hampir mirip yaitu diambil dari motif kembang dedaunan dan bunga, ada juga ukiran mengambil dari bentuk binatang. Macam-macam ukiran sebagai simbol bagi daerah masing-masing dan mempunyai makna tersendiri. Gambar ukiran diatas dibuat dari batu alam paras jogja / batu alam paras putih, batu berasal dari daerah kami di Gunungkidul, Yogykarta.

Tiga gambar ukiran berikut pemasanganya berjajar di luar ruangan untuk atas kamar tidur, kamar tamu dan sebelah garasi.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 1 pemasangan bagian depan kamar tidur.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 2 untuk bagian depan kamar tamu.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Gambar 3 untuk depan bagian garasi.

Ukiran batu alam paras jogja / batu paras putih
Ketiga ukiran Ukiran sudah terpasang.

Ukiran batu putih / batu jogja diatas pesanan dari Solo, Jawa Tengah.
Ukiran motif klasik kembang-kembang ciri khas ukiran dari jaman dulu hingga sekarang masih tetap exis, enak yang tidak membosankan dipandang. gambar motif ukiran yang masih bertahan sampai sekarang seakan tidak ada matinya. Ukiran motif klasik diambil dari inspirasi kembang-kembang / bunga yang menjalar dimana ukiran satu sama yang lainya saling berhubungan menyatu.
Ada beberapa motif ukiran dari berbagai daerah dan suku seperti, ukiran jawa, ukiran kartasura, ukiran solo, ukiran jepara, ukiran bali, ukiran kalimantan, ukiran maja pahit, ukiran mataram, ukiran candi jago, candi borobudur, ukiran lung, ukiran teratai, ukiran pajajaran, ukiran cirebon, ukiran dayak dan masih banyak yang lainya, hampir setiap daerah mempunyai ciri khas ukiran sendiri.
Kebanyakan bentuk ukiran-ukiran diberbagai daerah hampir mirip yaitu diambil dari motif kembang dedaunan dan bunga, ada juga ukiran mengambil dari bentuk binatang.
Macam-macam ukiran sebagai simbol bagi daerah masing-masing dan mempunyai makna tersendiri.
Gambar ukiran diatas dibuat dari batu alam paras jogja / batu alam paras putih, batu berasal dari daerah kami di Gunungkidul, Yogykarta.

Informasi pemesanan motif ukiran dan gambar motif yang lainya silahkan hubungi kontak kami.

Posting Komentar

Tinggalkan pesan untuk mendapatkan info atau konsultasi tentang kerajinan batu alam paras jogja sesuai artikel di post.
Jogja stone selalu terbuka untuk anda.

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget