Tampilkan postingan dengan label gareng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gareng. Tampilkan semua postingan
Relief batu alam punokawan

Relief batu alam punokawan

Ukiran untuk hiasan tempel dinding terbuat dari batu alam putih / Batu alam paras jogja versi gambar pewayangan Punokawan.

Ukiran batu alam batu putih gambar wayang punokawan

Ukiran batu alam batu putih gambar wayang punokawan

Ukiran wayang Punokawan diatas dibuat ukuran 80cm × 60cm × Tebal batu 8cm dengan kedalaman pahatan 5cm.

Gambar ukiran timbul wayang Punokawan dibuat secara manual dengan cara ditatah / pahat seperti jaman dahulu pada umumnya.
Dengan ketelitian dan kedetilan mengikuti gambar pola yang sudah digambar pada lempengan batu sebelumnya dipahat setiap sudut-sudut batu hingga menghasilkan ukiran yang diinginkan.
Gambar 1 dan 2 sebenarnya sama, sama-sama satu gambar hanya saja warna yang berbeda dikarenakan pengambilan gambar menggunakan efek kamera.

Rata-rata gambar relief batu alam finising menggunakan pernis atau coating sebagai pelapis ukiran relief batu alam supaya tidak mudah kotor kena debu dan melindungi dari serangan jamur/lumut namun ada juga yang diberi pewarna menggunakan cat tapi itu sangat jarang karena kebanyakan orang memilih warna yang alami.

Untuk menghasilkan ukiran batu alam lebih indah dan gambar urat-urat pada ukiran tampak jelas dengan cara memberikan sinar lampu dari samping atas maupun kiri-kanan.

Wayang punokawan terdiri dari Semar, Gareng, Petruk dan Bagong.

Masing-masing mempunyai karakter tersendiri.
  1. Semar adalah tokoh utama dan paling dituakan sering juga disebut sebagai ayah dari Gareng, Petruk dan Bagong dalam punokawan sebagai pamong atau pengasuh para kesatria yang berhati suci dan bijaksana. ⚪Perwujutan semar punya badan pendek, bokong besar, perut buncit dan kulit putih.
  2. Gareng adalah gambaran bagi manusia untuk selalu mengendalikan hawa nafsunya dengan dilambangkan kaki pincangnya dengan harapan supaya manusia selalu dijalan kebenaran, adapun tanganya tanganya yang cekot atau bengkok sebagai isyarat agar manusia tidak melakukan tindakan mengambil hak milik orang lain seperti halnya mencuri, korupsi, mencopet dan lain sebagianya. Punya mata juling yang bermakna untuk selalu melihat kebenaran tidak melirik sesuatu yang menyimpang. ⚪Perwujutan Gareng Tangan cekot, Kaki pincang dan mata juling.
  3. Petruk adalah anak kedua dari semar yang menggambarkan agar manusia selalu bekerja keras seperti halnya tubuhnya yang tinggi agar manusia selalu bercita-cita yang tinggi dan gelar petruk kantong bolong melambangkan agar manusia selalu mencari ilmu yang sebanyak-banyaknya dari sejak lahir sampai akhir hayatnya. ⚪Perwujutan Petruk tubuh tinggi, hidung mancung dan kulit hitam.
  4. Bagong adalah anak bungsu kiSemar bodronoyo yang mempunyai jidat botak dengan mulut dower mengajarkan kepada manusia agar berfikir dulu sebelum berbicara supaya tidak menyakiti orang lain, perut buncit agar manusia bisa mengendalikan hawa nafsunya supaya tidak serakah. ⚪Perwujutan Kepala botak, Bibir ndower dan Perut buncit.
➡️Untuk pemesanan relief ukiran batu alam gambar wayang punokawan maupun gambar motif yang lain silahkan hubungi kontak kami.




Read More