Relief dinding gambar kilin dari batu alam putih

    Ukiran relief untuk hiasan tempel dinding gambar kilin pemesanan untuk vihara di Kalimantan.
Relief kilin dibuat diatas lempengan batu alam berbentuk bulat berukuran ∅ (diameter) 60cm x ketebalan batu 5cm. Kilin termasuk sebuah hewan mitos dari jaman dahulu mungkin ada di ribuan tahun yang lalu dan kini diabadikan menjadi sebuah logo atau ikon yang mempunyai makna yang mendalam bagi yang memahaminya.
    Relief kilin atau patung kilin awalnya berasal dari negeri china kini tersebar diberbagai penjuru seperti vihara-vihara di Indonesia maupun rumah-rumah pribadi karena dari segi bentuk seninya ukiran relief kilin memang sangat indah.
Bentuk relief kilin yang sudah didesain sedemikian rupa hingga menghasilkan sebuah karya seni yang indah dipandang.
Saya sendiri juga belum paham tentang arti atau makna dari gambar kilin yang sebenarnya, mungkin anda bisa brosing banyak tersebar di internet mencari tau arti dan makna sebenarnya.
Relief atau gambar kilin ada banyak versi dari bentuk maupun corak warna, kilin juga biasa dibuat digunakan untuk pertunjukan seni seperti barongsai.

    Kami menerima pesanan ukiran relief kilin dan juga patung kilin berbagai ukuran dan bermacam bentuk sesuai permintaan pesanan dengan cara menyodorkan contoh gambar yang anda miliki atau mengambil dari contoh-contoh gambar relief kilin yang sudah pernah kami buat.

  • Informasi pemesanan silahkan hubungi kontak kami Via Telp / Whatsapp yang ada dibawah layar.


Relief gambar kilin, Ukiran batu alam untuk hiasan tempel pada dinding yang disebut relief dinding
Relief gambar kilin

Relief gambar kilin, Ukiran batu alam untuk hiasan tempel pada dinding yang disebut relief dinding

Relief gambar kilin, Ukiran batu alam untuk hiasan tempel pada dinding yang disebut relief dinding

Relief gambar kilin, Ukiran batu alam untuk hiasan tempel pada dinding yang disebut relief dinding      Relief gambar kilin, Ukiran batu alam untuk hiasan tempel pada dinding yang disebut relief dinding



Posting Komentar

0 Komentar