Produk Terbaru

Relief naga batu putih

Relief Naga atau lukisan timbul yang dibuat dari batu alam paras jogja atau juga bisa disebut batu paras putih, relief sebagai tempelan dinding penghias ruangan maupun luar ruangan, dimana penempatanya menurut selera anda.

Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih

Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih Relief gambar naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih
Relief naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih Relief gambar naga dibuat dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih

Gambar relief naga dibawah ini sebelum dilakukan pengecatan.

Relief atau lukisan timbul dibuat dari batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga

Relief batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga Relief batu alam paras jogja atau batu paras putih gambar naga


Relief Naga dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih.
Dibuat diatas lempengan batu dengan ketebalan 8cm, diukir hingga menjadi gambar naga berbentuk lukisan timbul yang disebut Relief.
Relief batu alam sejak zaman dulu sudah ada, biasanya relief bermotif gambar orang, seperti dibangunan candi-candi peninggalan nenek moyang berabad-abat tahun yang lalu.
kini telah dikembangkan lebih moderen dengan banyak motif dan fariasi hingga menghasilkan karya seni relief 3D yang lebih bagus dan hidup.
Salah satu contoh Relief naga dibuat lebih halus rapi dan ada corak-corak warna untuk menimbulkan gambar yang lebih jelas.
Relief naga dengan beberapa fariasi cat hitam, emas dan merah, membuat relief naga tampak hidup dan kekar.

Lihat juga Relief naga dan Roster Naga yang lainya:



Untuk informasi pemesanan relief Naga ataupun kerajinan batu alam paras putih yang lainya, Silahkan hubungi kontak Disamping.



Naga adalah sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa.
Makhluk ini sudah dikenal sejak zaman dulu dan muncul dalam berbagai kebudayaan.
Pada umumnya berwujud seekor ular besar, namun ada pula yang menggambarkannya sebagai kadal bersayap yang memilik beberapa kepala dan dapat menghembuskan nafas api. Naga dipercaya dapat ditaklukan lewat musik.
Naga, dalam berbagai peradaban dikenal dengan nama dragon (Inggris), draken (Skandinavia), Liong (Tiongkok), dikenal sebagai makhluk superior yang berwujud menyerupai ular, kadang bisa menyemburkan api, habitatnya di seluruh ruang (air, darat, udara). Meskipun penggambaran wujudnya berbeda-beda, namun secara umum spesifikasi makhluk tersebut digambarkan sebagai makhluk sakti.
Sosok naga di dunia barat digambarkan sebagai monster, cenderung merusak dan bersekutu dengan kekuatan gelap.
Dicitrakan sebagai tokoh antagonis yang seharusnya dihancurkan.
Seseorang bisa mendapat gelar pahlawan atau ksatria dengan membunuh naga.
Tidak demikian halnya dengan citra naga di peradaban timur.
Di Tiongkok, naga dianggap sebagai sosok yang bijaksana dan agung layaknya dewa.
Naga adalah satu-satunya hewan mitos yang menjadi simbol Shio.
Budaya Minangkabau mengenal dongeng Ngarai Sianok yang diciptakan oleh Sang Naga.
Hiasan Relief atau lukisan timbul berbentuk naga untuk tempelan dinding.
Masyarakat Dayak juga menggambarkan Naga sebagai penguasa dunia bawah, dan Burung Enggang sebagai penguasa dunia atas.
Naga di peradaban timur mendapat tempat terhormat, karena meskipun mempunyai kekuatan dahsyat yang bisa menghancurkan, namun tidak semena-mena dan bahkan bisa mengayomi.
Dalam tradisi Tionghoa juga terdapat makhluk bernama Liong atau Lung yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan istilah naga.
Makhluk ini digambarkan sebagai ular berukuran raksasa, lengkap dengan tanduk, sungut, dan cakar, sehingga berbeda dengan gambaran naga versi India.
Naga versi Tionghoa dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan.
Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu dihormati.
Naga dianggap sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga.
Biasanya roh orang suci menjelma dalam bentuk naga kecil dan menyusup ke dalam bumi untuk menjalani tidur dalam waktu lama. Setelah tubuhnya membesar, ia bangun dan terbang menuju surga.
Sebagian ilmuwan berpendapat, naga dalam kebudayaan Tionghoa merupakan makhluk khayal yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan fosil dinosaurus. Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Ryu.
Naga dalam shio memiliki arti kebenaran. Arti lain adalah perlindungan dan keperkasaan.


Relief gunungan batu putih


relief batu jogja atau batu putih gambar gunungan atau kayon

Relief / Ornamen gunungan yang dibuat dari batu paras jogja/paras putih, digambar diatas lempengan batu, pembuatanya dengan cara dipahat secara manual hingga menghasilkan gambar 3D yang timbul.
Relief kayon atau dalam bahasa jawanya disebut Gunungan.

Lihat juga Relief / Ornamen motif gunungan yang lainya.


Untuk pemesanan Relief Kayon atau motif yang lainya silahkan hubungi kontak disamping.



Sedikit cerita tentang Kayon / Gunungan yang diambil dari beberapa sumber.

Kayon/Gunungan adalah wayang berbentuk gambar gunung beserta pohon besar, binatang dan rumah joglo.
Gambar kayon/gunungan dibagian bawah terdapat gambar pintu gerbang yang dijaga oleh dua raksasa/buto yang memegang pedang dan perisai.
Ditengah terdapat satu pohon yang besar.
Dalam gunungan tersebut terdapat juga gambar berbagai binatang hutan.
Gambar secara keseluruhan menggambarkan keadaan di dalam hutan belantara.
Gunungan melambangkan keadaan dunia beserta isinya.
Sebelum wayang dimainkan, Gunungan ditancapkan di tengah-tengah layar, condong sedikit ke kanan yang berarti bahwa lakon wayang belum dimulai, bagaikan dunia yang belum beriwayat.
Setelah dimainkan, Gunungan dicabut, dijajarkan di sebelah kanan.
Gunungan dipakai juga sebagai tanda akan bergantinya lakon/tahapan cerita.
Untuk itu gunungan ditancapkan di tengah-tengah condong ke kiri.
Selain itu Gunungan digunakan juga untuk melambangkan api atau angin dalam cerita peeayangan.
Dalam hal ini Gunungan dibalik, di sebaliknya hanya terdapat cat merah-merah, dan warna inilah yang melambangkan api.
Gunungan juga dipergunakan untuk melambangkan hutan rimba, dan dimainkan pada waktu adegan rampogan, tentara yang siap siaga dengan bermacam senjata.
Dalam hal ini Gunungan bisa berperan sebagai tanah, hutan rimba, jalanan dan sebagainya, yakni mengikuti dialog dari dalang.
Setelah lakon selesai, Gunungan ditancapkan lagi di tengah-tengah layar, melambangkan bahwa cerita sudah selesai.
Gunungan ada dua macam, yaitu Gunungan Gapuran dan Gunungan Blumbangan. Gunungan Blumbangan digubah oleh Sunan Kalijaga dalam zaman Kerajaan Demak. Kemudian pada zaman Kartasura digubah lagi dengan adanya Gunungan Gapuran.
Gunungan dalam istilah pewayangan disebut Kayon.
Kayon berasal dari kata Kayun.
Gunungan mengandung ajaran filsafat yang tinggi, yaitu ajaran mengenai kebijaksanaan. Semua itu mengandung makna bahwa lakon dalam wayang berisikan pelajaran yang tinggi nilainya.
Hal ini berarti bahwa pertunjukan wayang juga berisi pertunjukan wayang juga berisi ajaran filsafat yang tinggi.


Relief wayang gatotkaca


relief ornamen batu paras jogja / batu paras putih gambar wayang gatotkaca

Relief wayang batu alam paras jogja / batu alam paras putih.
Gambar yang tampak timbul diatas lempengan batu putih, pembuatanya dengan cara ditatah secara manual hingga menghasilkan karya seni lukisan timbul yang indah.
Gambar Relief wayang untuk hiasan tempelan dinding rumah, penempatanya dapat dipasang didinding teras rumah maupun dalam ruangan atau menurut situasi bentuk rumah.

Lihat juga motif ornamen relief wayang yang lainya:
Untuk pemesanan relief wayang maupun kerajinan batu putih yang lainya silahkan hubungi kontak disamping.


Sedikit cerita kisah tokoh pewayangan Raden Gatotkaca yang diambil dari beberapa sumber.

Raden Gatotkaca adalah putera Raden Wrekudara yang kedua.
Ibunya seorang putri raksasa bernama Dewi Arimbi di Pringgandani.
Waktu dilahirkan Gatotkaca berupa raksasa, karena sangat saktinya tidak ada senjata yang dapat memotong tali pusatnya.
Kemudian tali pusat itu dapat juga dipotong dengan senjata Karna yang bernama Kunta, tetapi sarung senjata itu masuk ke dalam perut Gatotkaca, dan menambah lagi kesaktiannya.
Dengan kehendak dewa-dewa, bayi Gatotkaca itu dimasak seperti bubur dan diisi dengan segala kesaktian, karena itu Raden Gatotkaca berurat kawat, bertulang besi, berdarah gala-gala, dapat terbang di awan dan duduk di atas awan yang melintang.
Kecepatan Gatotkaca pada waktu terbang di awan bagai kilat dan liar bagai halilintar.
Gatotkaca diangkat jadi raja di Pringgadani dan ia disebut kesatria di Pringgadani, karena pemerintahan negara dikuasai oleh keturunan dari pihak perempuan.
Dalam perang Baratayudha Gatotkaca tewas oleh senjata Kunta yang ditujukan kepada Gatotkaca.
Ketika Gatotkaca bersembunyi dalam awan. Gatotkaca jatuh dari angkasa dan mengenai kereta kendaraan Karna hingga hancur lebur. Gatotkaca beristerikan saudara misan, bernama Dewi Pregiwa, puteri Raden Arjuna.
Dalam riwayat, Gatotkaca mati masih sangat muda.

Gambar relief wayang sengkuni

Relief wayang sengkuni

relief ornamen batu alam paras jogja / batu paras putih gambar wayang sengkuni

Relief tokoh pewayangan Sengkuni yang dibuat dari batu alam paras jogja atau juga bisa disebut batu putih.
Relief atau dapat juga disebut lukisan timbul 3D untuk penghias tempelan dinding.
Ukuran yang pernah dibuat 80cm x 120cm dengan ketebalan batu 8cm.
Ukuran dapat menyesuaikan lokasi anda, bisa dibuat ukuran lebih kecil maupun lebih besar.

Lihat juga Relief wayang motif yang lainya:



Sedikit cerita kisah tokoh pewayangan Sengkuni.

Sangkuni adalah seorang tokoh antagonis dalam wiracarita Mahabarata.
sengkuni merupakan paman para Korawa dari pihak ibu.
Sengkuni terkenal sebagai tokoh licik yang selalu menghasut para Korawa agar memusuhi Pandawa.
sengkuni berhasil merebut Kerajaan Indraprastha dari tangan para Pandawa melalui sebuah permainan dadu.
Sangkuni merupakan personifikasi dari Dwaparayuga, yaitu masa kekacauan di muka Bumi, pendahulu zaman kegelapan atau Kaliyuga.
Dalam pewayangan mahabarata disebutkan nama sangkuni dan pewayangan Jawa dengan nama Sengkuni.
Ketika para Korawa berkuasa di Kerajaan Hastina, sengkuni diangkat sebagai patih.
Dalam pewayangan Sunda, ia juga dikenal dengan nama Sangkuning.
Dalam cerita Wayang Mahabarata Sangkuni adalah Mahapatih sekaligus merangkap penasehat raja di Kerajaan Astina yang dikuasai keluarga Kurawa.
Patih Sengkuni terkenal dengan prinsip hidupnya yang ekstrem: biarlah orang lain menderita yang penting hidupnya bahagia.
Dengan prinsip hidup seperti itulah Sengkuni menjalani karirnya: munafik, licik, hasut dan penuh tipu muslihat.
Baik dalam versi Mahabharata maupun versi pewayanagan jawa, Sangkuni merupakan penasihat utama Duryodana, pemimpin para Korawa.
Berbagai jenis tipu muslihat dan kelicikan ia jalankan demi menyingkirkan para Pandawa.
Usaha Sengkuni yang paling sukses adalah merebut Indraprastha dari tangan para Pandawa melalui permainan dadu melawan pihak Korawa.
Kisah ini terdapat dalam Mahabharata bagian kedua, atau Sabhaparwa.
Peristiwa tersebut disebabkan oleh rasa iri hati Duryodana atas keberhasilan para Pandawa membangun Indraprastha yang jauh lebih indah daripada Hastinapura.
Atas saran Sengkuni, ia mengundang para Pandawa untuk bermain dadu di Hastinapura.
Dalam permainan itu Sangkuni bertindak sebagai pelempar dadu Korawa.
Dengan menggunakan ilmu sihirnya, ia berhasil mengalahkan para Pandawa.
Sedikit demi sedikit, harta benda para Pandawa jatuh ke tangan Duryodana, termasuk istana Indraprastha dan istri mereka, Dropadi.
Hebatnya pula, Sengkuni adalah pemilik ajian Pancasona, sebuah ilmu kedigdayaan yang membuatnya sakti madraguna: punya daya tarik, kebal terhadap segala jenis senjata, bahkan bila tubuhnya terputuspun tubuhnya bisa tersambung kembali.
Maka jadilah Sengkuni sebagai sosok manusia jahat yang sulit ditaklukkan.
Mengingat cerita wayang adalah filsafat yang dikemas dalam kesenian, maka sosok Sengkuni dengan Ajian Pancasonanya hanyalah potret (gambaran) karakter manusia sepanjang masa.
Dia adalah symbol kemunafikan, keserakahan, arogansi, dan keangkaramurkaan.
Kapan pun dan dimana pun di dunia ini, manusia-manusia berkarakter Sengkuni akan selalu ada, bahkan di sekitar kita.

Di akhir kisah Perang Baratayudha, ketika sebagaian besar keluarga Kurawa dan Pandawa sudah gugur di medan Kurusetra, giliran Sengkuni menemui ajalnya di tangan Bima dengan senjata Kuku Pancanaka.
Dengan Kuku Pancanaka yang terbuat dari gading gajah kayangan itulah Bima ditakdirkan berhasil membunuh Sengkuni, patih licik yang telah membuat Bima bersaudara, Pandawa, menderita lahir bathin: kehilangan tahta dan terusir dari istana.

Namun cerita versi lainnya mengatakan bahwa:
Kisah versi India sedikit berbeda dengan Kakawin Bharatayuddha yang ditulis pada zaman Kerajaan Kadiri tahun 1157. Menurut naskah berbahasa Jawa Kuna ini, Sangkuni bukan mati di tangan Sadewa, melainkan di tangan Bima, Pandawa yang kedua.
Sangkuni dikisahkan mati remuk oleh pukulan gada Bima.
Bima kemudian memotong-motong tubuh Sengkuni menjadi beberapa bagian.
(Kisah diambil dari beberapa sumber)

Untuk pemesanan Relief wayang sengkuni dan kerajinan batu ukir motif yang lainya, silahkan hubungi kontak disamping.

Patung singa samsi atau foo dog

Patung singa samsi / foo dog yang di buat dari batu alam paras putih, batu yang berasal dari daerah gunungkidul, yogyakarta.

Berikut contoh patung yang pernah dibuat oleh jogja stone:

Patung samsi dari batu alam paras jogja, batu putih Patung foo dog  dari batu alam paras jogja, batu putih

Patung samsi dari batu alam paras jogja, batu putih Patung samsi dari batu alam paras jogja, batu putih

Patung lion dog dari batu alam paras jogja, batu putih  Patung lion dog dari batu alam paras jogja, batu putih

Patung singa dari batu alam paras jogja, batu putih Patung foo dog dari batu alam paras jogja, batu putih

Patung foo dog dari batu alam paras jogja, batu putihPatung lion dog dari batu alam paras jogja, batu putih

Patung singa samsi dari batu alam paras jogja, batu putihPatung fu dog dari batu alam paras jogja, batu putih

Ukuran 65cm x 50cm x 100cm
Menurut feng shui Tinggi patung 80cm dan Lebar patung 44cm mempunyai makna menguntungkan bagi pemiliknuya.
Dudukan 20cm.


Patung singa Samsi, Foo Dog , fu dog atau singa anjing
Sejak diperkenalkannya simbolisme patung singa dari budaya India terutama melalui simbolisme Budha, patung singa penjaga secara tradisional berdiri di depan istana Imperial China , makam Imperial, kantor pemerintah, kuil, dan rumah pejabat pemerintah dan orang kaya, dan diyakini memiliki manfaat perlindungan mitos yang kuat.
Patung samsi / foo dog juga digunakan dalam konteks artistik lainnya, misalnya pada pengetuk pintu, dan tembikar.
Sepasang patung singa penjaga masih merupakan elemen dekoratif dan simbolik umum di pintu masuk ke restoran, hotel, supermarket, rumah dan bangunan lainnya.
Penempatan patung samsi, foo dog / singa anjing duduk disisi pintu masuk kiri dan kanan, biasanya digambarkan berpasangan.
Yang jantan kaki sebelah kanan bertumpu di atas bola / bola bersulam.
Dan yang betina menggunakan kaki kiri menahan punggung seekor anak yang bermain.

Lihat juga gambar patung yang lainya:

Dan masih banyak lagi patung yang lainya.



Singa, samsi, foo dog, lion dog itu secara tradisional diukir dari batu dekoratif, seperti marmer, granit atau, perunggu, batu candi, batu paras jogja / batu putih dan lain sebagainya.

Karena tingginya biaya bahan-bahan dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk memproduksinya, penggunaan pribadi singa penjaga secara tradisional diperuntukkan bagi keluarga kaya atau elit.
Memang, simbol tradisional kekayaan keluarga atau status sosial adalah penempatan singa penjaga di depan rumah keluarga.
Namun, di zaman modern patung samsi / singa yang lebih murah, diproduksi secara massal dalam cetakan beton dan resin dan juga menggunakan bahan batu alam seperti batu putih / batu paras jogja yang pembuatanya secara di pahat / tatah manual, jadi hasil setiap patung samsi, foo dog maupun singa anjing tidak akan sama persis, tapi hampir mirip.
Berbeda dengan sebuah cetakan karena menggunakan satu master untuk mencetak dan bisa diperbanyak sesuai yang diinginkan.

Keistimewaan patung singa, samsi, foo dog, maupun lion dog  dari batu alam paras jogja / batu alam paras putih dapat dibuat ukuran besar kecilnya sesuai permintaan.

Patung singa samsi atau foo dog Terkadang yang betina menutup mulutnya, dan jantan itu terbuka.
Ini melambangkan ucapan kata suci "om". Namun, adaptasi Jepang menyatakan bahwa jantan menghirup, mewakili kehidupan, sementara betina mengembuskan napas, mewakili kematian.
Gaya lainnya kedua singa memiliki satu mutiara besar berbentuk bola di masing-masing mulut mereka yang sebagian terbuka.
Mutiara itu bisa berguling di mulut singa samsi/foo dog namun ukurannya cukup besar sehingga tidak bisa dilepas.
Menurut feng shui , pemasangan singa yang benar penting untuk memastikan efek menguntungkannya.
Saat melihat keluar dari sebuah bangunan melalui pintu masuk untuk dijaga, melihat ke arah yang sama seperti singa, laki-laki diletakkan di sebelah kiri dan betina di sebelah kanan. Jadi saat melihat pintu masuk dari luar gedung, menghadap ke singa, singa jantan dengan bola ada di sebelah kanan, dan betina dengan anak itu ada di sebelah kiri.
Singa cina dimaksudkan untuk mencerminkan emosi binatang sebagai lawan dari kenyataan singa.
Ini berbeda dengan singa Inggris tradisional yang merupakan penggambaran binatang yang hidup. Cakar, gigi dan mata singa Cina mewakili kekuatan. Sedikit jika ada otot yang terlihat di singa China.

Sedikit yang saya tahu tentang arti singa samsi, foo dog / singa anjing, sumber artikel sebagian dari wikipedia.


Untuk pemesanan atau sekedar minta informasi tentang patung singa samsi / foo dog  atau kerajinan batu alam paras putih yang lainya silahkan hubungi kontak disamping.


Roster bunga mawar

Berikut gambar Roster motif bunga mawar, gambar dibuat dua sisi tampak depan dan belakang. Roster yang dibuat dari batu alam paras jogja/batu putih.

Roster bunga mawar dibuat dari batu alam paras jogja, batu paras putih Roster bunga mawar dibuat dari batu alam paras jogja, batu paras putih

Roster bunga mawar dibuat dari batu alam paras jogja, batu paras putih Roster bunga mawar dibuat dari batu alam paras jogja, batu paras putih
Roster batu alam motif bunga mawar ini menggunakan bahan batu ukuran 60cmx90cm dengan ketebalan 8cm, roster atas pesanan wilayah Pekalongan.
Roster juga dapat dibuat ukuran lebih besar maupun lebih kecil tergantung permintaan.


Motif Roster ventilasi udara Rumah hampir setiap hari, dari tahun ke tahun para arsitek memunculkan gaya baru lebih inovatif dari tahun sebelumnya.
Pilihan Roster dari batu alam paras jogja, batu putih menjadi pertimbangan sendiri dimana roster dari batu alam paras jogja hampir setiap saat dibuat motif yang berbeda-beda, tak jarang pula yang meminta motif yang sama.
Keistimewaan roster batu alam paras jogja, batu putih motif dan ukuranyapun bebas tergantung pemesanan, dari ukuran kecil sampai ukuran besarnya tak terbatas.
Hal ini memungkinkan terciptanya model roster ventilasi rumah terbaru dengan konsep-konsep lebih modern mengikuti desain rumah dan perkembangan zaman.
Dari sisi konsumen hal ini juga relatif menguntungkan sebab pemilik hunian lebih terinspirasi untuk membangun rumah dengan konsep yang berbeda dengan yang lainya dan lebih variatif.
Banyak ide-ide roster terbaru sehingga melahirkan desain rumah yang lebih modern dan artistik.
Dengan adanya roster batu alam pada dinding-dinding ruangan menjadi lebih indah, menarik, enak dipandang dan sirkulasi udara yang lebih baik.
Untuk itulah biasanya roster didesain dengan motif cantik dan menarik mengikuti gaya model rumah.
Satu hal yang penting, roster tidak hanya sekedar untuk mempercantik ruangan atau pemanis tampilan dinding, namun fungsi utama roster adalah sebagai ventilasi udara.

Lihat juga motif Roster yang lainya:

Roster merupakan salah satu partisi bangunan yang memiliki desain yang khas ada lubangnya untuk ventilasi udara.
Jogja stone menggunakan Bahan dasar roster dari batu alam yaitu batu paras jogja atau batu paras putih yang yang asli berasal dari daerah gunungkidul, yogyakarta.
Roster dapat dipasang diatas jendela, pintu, pagar dan lain sebagainya, menurut selera masing-masing.
selain itu bisa juga di pasang di dinding kamar mandi sebagai pemanis bangunan. Selain untuk keindahan roster berguna untuk melancarkan sirkulasi udara.
Nama Roster di setiap daerah menyebutkanya berbeda-beda, Antara lain, Roster, Loster, Karawangan.
Dari beberapa konsumen permintaan mengikuti pola minimalis, yang mengandalkan kesederhanaan dan kesimpelan.
Namun juga tidak sedikit yang meminta motif roster seperti: Kaligrafi,Roater bambu,Roster ilalang, Roster ukiran klasik atau Roster ukiran jawa,Roster jepara, Roster bali, Roster bunga-bunga, Roster ikan koi, Roster pemandangan dan masih banyak lagi jenis atau motif roster.

Untuk pemesanan atau sekedar minta informasi tentang roster dari batu alam paras jogja atau batu alam paras putih silahkan hubungi kontak disamping.

Relief pemandangan dasar laut

Relief pemandangan dasar laut yang dibuat dari batu alam paras jogja, batu alam paras putih.

Relief 3D dengan nuansa pemandangan dasar laut, tumbuhan rumput, karang penyu laut serta beberapa macam ikan laut, yang dibuat dari batu alam asli, berasal dari daerah gunungkidul, yogyakarta.
Bahan Batu yang digunakan adalah pilihan khusus untuk kerajinan seni ukir relief penghias dinding (lukisan timbul) maupun kerajinan yang lain seperti roster, ornamen, patung dan lain sebagainya.

Lihat juga relief tempelan dinding motif yang lainya:


Jogja stone menerima pesanan segala bentuk ukiran dari batu paras jogja, batu paras putih.
Motif Desain gambar dan ukuran bebas tergantung permintaan.
Dapat memilih motif dari koleksi gambar-gambar yang ada diwebsite ini maupun menggunakan gambar dari sumber lainya.
Sekiranya nanti gambar ada yang kurang bagus akan diperbaiki waktu proses pembuatan.

Untuk pemesanan relief dinding pemandangan dasar laut atau kerajinan motif yang lainya atau sekedar minta informasi silahkan hubungi kontak disamping.


Patung kura kura air mancur

patung dari batu paras jogja atau batu putihpatung dari batu paras jogja atau batu putih

patung dari batu paras jogja atau batu putihpatung dari batu paras jogja atau batu putih

Sebelum diberi pelapis coating warna batu putih.
Setelah dicoating warna patung menjadi krem karena menggunakan coating gloss, berbeda jika menggunakan coating natural patung tidak akan berubah warna.

patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih. patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih.

patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih. patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih.

patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih.patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih.

patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih. patung kura kura dari batu paras jogja atau batu putih.

Lihat juga patung yang lainya:


Patung kura-kura air mancur dibuat dari batu alam paras jogja / batu putih.
Bahan Batu yang berasal dari gunungkidul, yogyakarta.
Patung kura-kura untuk menambah hiasan kolam taman yang keluar air, fungsi memberikan gemericik air dan juga ada makna/symbol lain menurut pemilik rumah.
Desain Patung kura-kura tersebut atas pesanan dari kota Kudus, jawa tengah.

Lihat video patung kura-kura setelah dipasang:





Binatang kura-kura adalah binatang kuat yang mampu hidup sampai ratusan tahun lamanya dan menjadi lambang keluarga yang kokoh dan bahagia.
Setiap gerak gerik kura-kura selalu tersirat makna kesabaran, ketelitian, berjiwa tenang, pantang menyerah, penuh kebijaksaan dan ketegaran.

Dalam Feng Shui, kura-kura merupakan sebagai lambang kebahagiaan, kemakmuran, dan panjang umur. Selain itu, simbol kenyamanan dan kedamaian.
kura-kura memiliki cangkang yang selalu dibawanya kemana pun dia pergi.
Cangkang yang dia gunakan sebagai rumah dan pelingdung tubuhnya dari bahaya.
Kura-kura mampu hidup di dua tempat air dan darat yang tidak semua binatang bisa seperti itu dan kura-kura juga menjadi simbolis tersendiri bagi pemiliknya, seperti kura-kura yang mampu melindungi dirinya dari bahaya.

Untuk informasi pemesanan patung kura-kura atau kerajinan batu alam putih yang lainya, ukuran besar dan kecilnya bebas tergantung permintaan.
Silahkan hubungi kontak diSamping.


Roster batu paras putih motif lingkaran

Roster batu alam paras jogja/batu putih Roster batu alam paras jogja/batu putih

Roster batu alam paras jogja/batu putih Roster batu alam paras jogja/batu putih


Roster batu alam paras jogja/batu putih



Roster batu paras motif lingkaran, batu menggunakan kuwalitas yang bagus warna batu putih yang punya pori-pori lembut.
Jogja stone hanya menggunakan batu pilihan karena batu yang bagus akan menghasilkan ukiran lebih detail berbeda dengan batu yang pori-pori kasar.
Roster motif lingkaran / setengah lingkar yang sederhana dibuat ukiran dua sisi tampak depan dan belakang dengan ukuran 50cm x 200cm tebal batu 8cm juga dibuat satu pasang untuk pemasangan kiri dan kanan.
Roster batu alam paras jogja/batu putih tersebut atas pesanan konsumen di bandung, jawa barat.

Lihat juga roster batu alam motif yang lainya:

dan masih banyak lagi motif roster yang lainya
Silahkan jelajahi menu ROSTER diatas.


Pemasangan roster ukiran batu alampun mudah seperti memasang bata menggunakan semen biasa.
Akir dari finising pemasangan roster atau ukiran batu alam yang lainya sebaiknya dicoating untuk menghindari debu yang menempel serta serangan lumut jika pemasangan diluar ruangan yang sering kena hujan.
    Perawatan Roster batu putih.
Kotoran ringan seperti debu cukup disiram air sambil dikuas.
Kotoran yang agak membandel menggunakan cairan pembersih toilet dengan cara dikuaskan dan dibilas air bersih.

Catatan khusus pemasangan untuk diluar ruangan.
Usahakan ukiran batu putih selalu bersih jika sudah mulai kelihatan tumbuh lumut segeralah dibersihkan, jangan sampai menunggu jamur/lumut banyak.
Kalau jamur/lumut sudah banyak tidak akan lagi bisa diatasi kecuali diperbarui.

Untuk pemesanan atau informasi tentang kerajinan ukir batu alam paras jogja/batu putih silahkan hubungi kontak disamping.


Relief batu paras motif kayon

Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon  Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon


Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon  Relief batu paras jogja/batu putih gambar kayon


Relief,ornamen atau lukisan timbul motif kayon/gunungan yang dibuat dari batu alam paras jogja,batu putih, batu yang berasal dari daerah wonosari, gunungkidul, yogyakarta.

Ukuran asli pada gambar kayon/gunungan 200cm x 300cm dengan ketebalan batu 8cm.
relief ornamen menggunakan 10 sambungan lempengan batu yang diset menjadi satu.
pemasangan satu persatu hingga ukiran kayon menjadi utuh, pada sambungan supaya tidak kelihatan dengan cara dinat menggunakan bubuk batu besera campuran perekat juga sebagai penyeimbang warna.
cara pengenatan hampir sama dengan nat kramik, setelah dinat agak kering selanjutnya untuk merapikan sambungan menggunakan alat yang tajam seperti tatah, pisau atau alat alternatif lainya dan amplas ukuran 100-120.
proses finising supaya ukiran batu tahan terhadap cuaca dan menghidari dari serangan kotoran/lumut yang masuk ke pori-pori batu dengan cara dicoating.
Saran coating menggunakan yang Natural supaya warna sambungan tidak kelihatan.
saat dicoating warna ukiran batu alam berubah menjadi krem/coklat dan warna tidak rata, setelah beberapa hari akan kembali kewarna putih rata, waktu yang diperlukan hingga warna batu sama sekitar 3hari - 7hari tergantung cuaca.
jika menggunakan coating glos/doff nat sambungan akan timbul dan nampak jelas.

Kayon atau dalam bahasa jawanya gunungan yang biasa terdapat pada satu paket pewayangan.
Gunungan atau di dalam pakeliran wayang disebut kayon, yang diciptakan oleh Raden Patah.
Dinamakan kayon atau gunungan karena bentuknya menyerupai gunung, tumbuhan kayu (hutan) yang memiliki puncak dan terdapat pada setiap pagelaran wayang.
Untuk gambar diatas relief/ornamen kayon sederhana.
Lihat motif kayon yang lainya motif gambar berbeda:


Untuk informasi pemesanan motif kayon atau motif ukiran batu alam yang lainya, ukuran panjang dan lebar bebasdapat mengikuti bidang yang sudah ada.
Silahkan hubungi kontak disamping.


Kayon / Gunungan salah satu ciri biasanya terdapat gambar terdiri:

  1. Rumah joglo atau balai yang indah dan pada bagian pintu rumah dihiasi lukisan Kamajaya berhadapan dengan Dewi Ratih.
  2. Dua buto / raksasa kiri dan kanan sebelah rumah joglo membawa gada lengkap dengan tamengnya.
  3. Dua naga bersayap.
  4. Hutan belantara dan beberapa hewan: harimau,banteng,burung,monyet,angsa,ayam alas, dll.
  5. Satu Pohon besar ditengah hutan.


Gambar-gambar yang terdapat pada kayon/gunungan tersebut menggambarkan alam semesta lengkap dengan isinya.
Gunungan di dalam pagelaran wayang kulit mempunyai fungsi yang sangat penting diantaranya:


  1. Sebagai tanda dimulaiya pentas pewayangan, yakni fungsi dengan dicabutnya kayon di tengah kelir kemudian ditancapkan pada posisi sebelah kanan.
  2. Sebagai tanda perubahan adegan cerita.
  3. Digunakan untuk tanda pergantian waktu.
  4. Untuk menggambarkan sebuah wahyu dari dewa, atau sebagai angin maupun udara dengan menggerakkan gunungan sesuai arah.
  5. Untuk menandai berakhirnya pertunjukan pewayangan dengan menancapkan kayon di tengah-tengah kelir.



Ukiran batu putih

Ukiran batu putih gunungkidul motif bunga lotus  Ukiran batu putih gunungkidul motif bunga lotus

     Ukiran batu putih dengan kata lain ukiran batu paras atau relief batu paras jogja, batu gunungkidul.
Lihat juga relief lutus batu alam motif yang lainya.
Ukiran batu alam dengan motif relief bunga lotus, untuk penghias tempelan dinding ruangan, dinding taman maupun dinding depan rumah, peletakan pemasangan sesuai selera kira-kira yang pantas menurut bangunan yang anda miliki. Saran pemasangan ukiran relief lotus batu paras/batu putih sebaiknya terhindar dari hujan, supaya tidak kena jamur atau lumut. Jika pemasangan pada posisi tepat ukiran batu alam tidak akan rusak dan juga tidak rapuh, tetap utuh selamanya dan kalau memang terpaksa harus di pasang dalam kondisi kena hujan dan panas sebaiknya proses finising dicoating beberapa lapis supaya coating lebih tebal supaya tidak mudah luntur.
Berbeda dengan ukiran yang pemasanganya didalam ruangan atau terhindar dari panas dan hujan cukup sekali coating sudah aman.
Lihat juga motif relief lotus dan sepasang bangau yang tidak kalah keindahnya.

      Perawatanya ukiran relief atau ukiran batu alam yang lainya pun mudah, jika kena kotoran debu cukup di kuas atau disemprot air.

      Untuk informasi pemesanan relief lotus dan juga bisa motif yang lainya sesuai keinginan anda dan lebih jelasnya silahkan hubungi kontak disamping.


Tag:
Ukiran batu putih, ukiran batu alam, ukiran batu jogja, ukiran batu paras putih, ukiran batu paras jogja, ukiran batu terbaik, ukiran batu paling bagus, batu pori-pori halus, batu wonosari, batu gunungkidul, relief batu alam, relief batu paras, relief batu putih,  relief batu jogja, relief batu paras putih, relief batu alam paras jogja, kerajinan batu alam, kerajinan batu putih, kerajinan batu paras, kerajinan batu wonosari, kerajinan batu gunungkidul, kerajinan batu jogja, relief lotus, relief bunga lotus, relief kembang lotus, gambar lotus, ukiran, gambar relief, relief motif lotus, relief motif lotus dan ilalang, pengrajin ukir batu terpercaya, harga relief lotus, harga relief, harga ukiran batu putih, harga murah, ukiran batu kuwalitas terbaik, relief batu paras terbaik, asli batu alam.